Info Situs

Buat teman-teman yang mengunjungi situs RADIO-i2.COM dan menyukai Streaming yang kami sediakan, saat ini kami sudah menambahkan 1 streaming lagi dalam Playlist yaitu Streaming Musik Pop Campuran yang sebelumnya hanya memiliki 1 streaming dengan Genre Dangdut. Jadi tanpa membuka situs RADIO-i2.COM teman-teman bisa mendengarkan streaming yang kami sediakan.

Keinginan kami ingin semua streaming bisa dimasukkan dalam playlist, namun karena format yang bisa hanya format audio/mpeg (mp3) yang bisa diputar dan hanya Musik Dangdut yang kami sediakan dalam format tersebut.

Sekarang kami mulai menambah 1 streaming dengan format audio/mpeg (mp3) dengan kategori Musik Pop Campuran (Pop Indonesia dan Pop Barat) yang kami streaming dari lokasi yang berbeda dari 4 steaming yang tersedia sebelumnya.

Sekali lagi kami dari pengelola RADIO-i2.COM mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan partisipasi yang selama ini diberikan yang menjadi motivasi kami untuk terus menggali inovasi-inovasi baru untuk situs RADIO-i2.COM.

Raksasa Domain Ikut Gerah dengan Aturan China
Written by Administrator    Friday, 26 March 2010 12:05    PDF Print E-mail

Raksasa Domain Ikut Gerah dengan Aturan ChinaGoogle nampaknya telah menjadi martir untuk perlawanan kebebasan internet di China. Setelah raksasa internet itu mundur, sebuah perusahaan domain internet ternama pun ikut memboikot negeri tirai bambu tersebut.

Go Daddy Group (GoDaddy.com), perusahaan registrasi nama domain internet terbesar dunia, ikut gerah dengan kebijakan yang diberlakukan pemerintah China. Perusahaan asal Amerika ini memilih untuk tak lagi menawarkan domain berakhiran .cn pada calon pendaftar sejak dimintai informasi detail tentang para registran-nya. Peraturan China menyebutkan, siapapun yang mendaftarkan domain.cn, harus menyerahkan di antaranya data-data pribadi dan foto personal. Sebelumnya memang untuk semua pendaftar diminta menyerahkan informasi diri, namun tidak sampai sedetail seperti yang diminta pemerintah China sekarang.

Langkah itu diambil pemerintah China untuk meningkatkan pengawasan akan konten konten situs. Tak hanya itu, China juga mengancam akan "mengakhiri" riwayat si empunya domain .cn jika mereka tidak mau menyerahkan informasi yang diminta.

GoDaddy sendiri telah "memelihara" sebanyak 40 juta nama domain di bawah manajemennya. Perusahaan itu mengaku akan tetap melayani konsumen lama yang memakai domain .cn, namun untuk ke depannya domain khusus China ini tak akan lagi ditawarkan.

"Kami mengkhawatirkan keamanan setiap individu atas permintaan China itu," ujar Christine Jones yang mewakili Go Daddy Group, seperti detikINET kutip dari WashingtonPost, Jumat (26/3/2010).

Setelah Google dan Go Daddy, siapa berikutnya?

 

Make Donation

RADIO-i2.COM™, Komunitas Musik & Radio Internet Indonesia is free to listen and supported solely by our listenners. Your donation helps keep our server online and enables us update our play list so we can keep bring you the best in Indonesian Music.

To make donation, you can transfer your donation to our bank account as follow:

BANK MANDIRI
Branch : KCP Puri Sentra Niaga
Owner : Ahmad Faisal
Account : 0060098072162

BANK BCA
Branch : KCP Cimanggis
Owner : Ahmad Faisal
Account : 1662379322

Facebook FanBox