Info Situs

Buat teman-teman yang mengunjungi situs RADIO-i2.COM dan menyukai Streaming yang kami sediakan, saat ini kami sudah menambahkan 1 streaming lagi dalam Playlist yaitu Streaming Musik Pop Campuran yang sebelumnya hanya memiliki 1 streaming dengan Genre Dangdut. Jadi tanpa membuka situs RADIO-i2.COM teman-teman bisa mendengarkan streaming yang kami sediakan.

Keinginan kami ingin semua streaming bisa dimasukkan dalam playlist, namun karena format yang bisa hanya format audio/mpeg (mp3) yang bisa diputar dan hanya Musik Dangdut yang kami sediakan dalam format tersebut.

Sekarang kami mulai menambah 1 streaming dengan format audio/mpeg (mp3) dengan kategori Musik Pop Campuran (Pop Indonesia dan Pop Barat) yang kami streaming dari lokasi yang berbeda dari 4 steaming yang tersedia sebelumnya.

Sekali lagi kami dari pengelola RADIO-i2.COM mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan partisipasi yang selama ini diberikan yang menjadi motivasi kami untuk terus menggali inovasi-inovasi baru untuk situs RADIO-i2.COM.

Kisah Pengusaha Diperas Oknum Pajak
Written by Administrator    Friday, 26 March 2010 11:52    PDF Print E-mail

Kisah Pengusaha Diperas Oknum PajakGayus Tambunan adalah kasus yang menampar kerja keras Ditjen Pajak yang tengah mereformasi diri. Apalagi publik menengarai masih ada Gayus-Gayus lain di kantor pemungut upeti itu.

Kasus Gayus ini juga membuat Tony (nama samaran) teringat pada potongan sejarah hidupnya.  Pengusaha ini ingat benar bagaimana 'aksi' oknum-oknum Pajak yang mengancam bisnisnya.

"Begitu kena sama mereka, ratusan juta rupiah melayang," curhat Tony kepada detikcom, Jumat (26/3/2010).

Tony memiliki perusahaan di bidang perdagangan (trading) pada 1999-2008. Selama berbinis inilah dia berurusan dengan petugas Pajak nakal.

"Mereka sengaja memeriksa perusahaan yang pembukuannya amburadul. Begitu mereka menemukan adanya aliran uang yang tidak terkontrol yang luput dari pajak, mereka langsung mengancam akan memberikan sanksi," kisah pria yang kini berbisnis bersama teman-temannya setelah perusahaannya tutup pada 2008. Nah, saat ancaman sanksi dikeluarkan, oknum Pajak itu pun menawarkan negosiasi. "Mereka minta ratusan juta rupiah buat masuk ke kantong mereka. Kalau denda yang dibayarkan ke pemerintah paling hanya beberapa juta. Itu mereka yang urus," ungkap Tony.

Yang mengkhawatirkan, lanjut pria yang berkantor di kawasan elite Sudirman ini, para oknum Pajak itu bekerjasama dengan oknum konsultan pajak. Jadi tidak heran bila kedua pihak itu memang saling kongkalikong.

"Bila kita tidak menurut negosiasi yang mereka lakukan, akan dilakukan sita jaminan. Mereka terus mengancam, kita pun jadi ketakutan. Akhirnya kita bayar dan surat penetapan denda pajak mereka atur," jelasnya.

Harapan besar muncul saat kasus Gayus Tambunan mengemuka. Tony berharap kasus seperti Gayus diusut, karena banyak oknum-oknum yang melakukan praktek serupa.

Modus serupa juga dibeberkan oleh Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho. "Modus pertama yaitu negoisasi bayar pajak. Seorang wajib pajak dan pegawai pajak mengatur sedemikian rupa jumlah yang harus dibayar," terang Emerson.

Kedua, pegawai Pajak yang merangkap menjadi konsultan pajak. Ketiga, modus konsultan pajak yang bekerjasama dengan petugas Pajak. "Ya seperti Robertus itu yang mengirimkan uang ke Gayus," tambahnya. Robertus diketahui menyetor Rp 25 juta ke rekening Gayus. Polri baru saja menetapkan Robertus sebagai tersangka.

Irjen Kemenkeu Hekinus Manao mengakui bahwa oknum yang melanggar suatu peraturan seperti Gayus Tambunan akan selalu ada dalam suatu sistem.

"Ada satu makhluk aneh seperti GT, ya selalu saja dimungkinkan pada setiap sistem, betapa pun sempurnanya," ujar Hekinus melalui pesan singkat kepada detikcom.

Last Updated ( Friday, 26 March 2010 12:00 )
 

Make Donation

RADIO-i2.COM™, Komunitas Musik & Radio Internet Indonesia is free to listen and supported solely by our listenners. Your donation helps keep our server online and enables us update our play list so we can keep bring you the best in Indonesian Music.

To make donation, you can transfer your donation to our bank account as follow:

BANK MANDIRI
Branch : KCP Puri Sentra Niaga
Owner : Ahmad Faisal
Account : 0060098072162

BANK BCA
Branch : KCP Cimanggis
Owner : Ahmad Faisal
Account : 1662379322

Facebook FanBox